Agar BATITA anda lebih mandiri, perlu dicari tahu tips dan trik menyapih si kecil, apa yang harus dilakukan orangtua untuk menyapih si kecil
Lepas disuapin.
Di usia 3 tahun ada beberapa hal yang seharusnya sudah dapat dilakukan si kecil, misalnya memakai pakaian sendiri, berteman, belajar kosa kata bahasa lebih banyak, mengatur jadwal tidur, memberi tahu keinginannya untuk BAK dan BAB atau toilet learning dan makan sendiri. Tentu saja dari sebelum Usia 3 tahun hal ini sudah dapat diajarkan secara bertahap sesuai dengan tahap perkembangan anak. Hal-hal ini diajarkan agar anak dapat mandiri di kehidupannya kelak dan sanggup untuk menghadapi tantangan di tahap perkembangan selanjutanya.
Makan sendiri memberikan rasa kepercayaan diri akan kemampuannya bertanggung jawab atas dirinya sendiri. Dibandingkan dengan hanya menunggu makanan masuk ke mulutnya atau disuapi secara pasif, ia menjadi lebih peka kapan ia lapar dan kapan ia sudah kenyang ketika ia makan sendiri. Perlu diingat kemandirian adalah salah satu hal yang penting yang harus dimiliki oleh anak selain kemampuan kognitif yang memadai. Kemandirian membantunya untuk menghadapi dunia kelak.
Mulai kapan si kecil bisa makan sendiri?
Si kecil dapat diajarkan makan sendiri ketika ia sudah dapat duduk dengan tegak sehingga ia tidak tersedak dengan makanannya sendiri. Ia dapat memegang, mengunyah makanannya dan menelannya. Usia ini sebenarnya bisa diajarkan dari usia 6-9 bulan ketika ia sudah bisa melakukan hal tersebut diatas. Tentu saja masih berantakan, tetapi hal ini juga melatih motorik halusnya seperti menggenggam objek dan memasukkannya ke mulut. Hal ini pun melatih oral motornya, misalnya mengunyah dan menelan makanan. Hal ini akan mendewasakan organ oral motornya agar siap untuk berbicara kelak.
Tentu saja mengajari anak untuk makan sendiri, perlu kesabaran ekstra. Akan ada saatnya dimana mereka menolak makanan ataupun tidak menghabiskan makanannya. Orangtua harus bersikap fleksible sehingga suasana makan tidak jadi pemaksaan.
Bagaimana agar ia mau makan sendiri?
Ada beberapa hal yang dapat diperhatikan saat melatih anak untuk makan sendiri, yaitu:
- Pola pengajaran makan anak harus disesuaikan dengan usia dan tahap perkembangannya. Jika anak belum dapat memegang sendok, maka berikan makanan yang dapat ia pegang seperti finger food, seperti wortel rebus atau apel. Jika ia sudah dapat memegang sendok maka mulai beri makanan yang dapat ia sendok kemulutnya misalnya oatmeal. Jika anak masih sangat kecil, maka kondisikan ia untuk terbiasa duduk di meja makan dengan high chair-nya. Dengan demikian terkondisi bahwa makan harus duduk di meja makan, bukan sambil jalan-jalan atau bermain.
- Ciptakan suasana makan yang menyenangkan. Misalnya dengan menyanyikan lagu sebelum makan, membaca doa bersama-sama sebelum makan. Berikan pujian ketika anak berhasil makan sendiri meskipun hanya sesuap tetapi berikan pujian untuk usahanya. Jangan paksa anak untuk makan, hal ini akan membuat ia trauma. Cobalah untuk istirahat sebentar diselingi main atau nyanyi bersama baru kemudian coba ajak ia lagi untuk makan. Tidak perlu marah jika anak lama menghabiskan makanannya. Jika ia terlihat bosan maka baru anda bantu tanpa dipaksa. Anda juga dapat menghias makanan si kecil agar dia tertarik untuk memakan makannnya. Atau ajak ia untuk bersama-sama menyiapkan makanannya sehingga ia tertarik untuk memakan apa yang sudah ia masak dan siapkan bersama anda.
- Orangtua dapat menyiapkan alat makan dan minum yang ia sukai. Misalnya piring atau sendok garpu sesuai warna kesukaan atau kartun kesukaannya. Dengan demikian, anak menjadi lebih bersemangat untuk makan sendiri.
- Sabar dan membimbing. Anak yang lebih kecil mungkin akan lebih tertarik untuk mengeksplorasi makanannya (misalnya meremas makanannya atau melepeh makannya). Orangtua dapat membimbing ia bagaimana makan yang baik di meja makan. Awasi apa saja yang ia makan secara aman. Beri pujian jika ia berhasil makan dimeja makan dengan baik. Bersabarlah mungkin waktu yang diperlukan anak anda untuk bisa makan sendiri cukup lama, teruskan saja rutinitasnya dan berikan ia pujian ketika ia berhasil makan dan beri pujian untuk usahanya.